-
Pemerintah Tepat Bergerak Cepat agar El Nino Tidak Mengganggu Pasokan Energi
Oleh Antonius Utomo )* Pemerintah terus memperkuat langkah antisipatif menghadapi fenomena El Nino 2026 guna memastikan ketahanan energi nasional tetap terjaga. Berbagai upaya dilakukan secara terukur, mulai dari memperkuat pemantauan kondisi cuaca, meningkatkan kesiapsiagaan terhadap kebakaran hutan dan lahan (karhutla), hingga melindungi fasilitas energi strategis dari potensi gangguan akibat cuaca ekstrem. Langkah tersebut menunjukkan komitmen…
-
Pemerintah Pastikan Banpres Karhutla Segera Dicairkan secara Akuntabel
JAKARTA – Pemerintah memastikan Bantuan Presiden (Banpres) untuk penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) segera dicairkan dan dimanfaatkan secara akuntabel untuk memperkuat penanganan di daerah. Kebijakan tersebut diarahkan untuk mendukung kebutuhan operasional, pencegahan, serta pengendalian dampak karhutla di tengah kondisi kemarau yang masih berlangsung di sejumlah wilayah. Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni mengatakan Banpres merupakan…
-
Banpres Karhutla Menjadi Penguat Pemda dalam Menjaga Keselamatan Masyarakat
Oleh : Catur Ronggo*) Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) tidak hanya menjadi persoalan lingkungan, tetapi juga menyangkut keselamatan masyarakat, kesehatan publik, aktivitas ekonomi, hingga keberlangsungan pendidikan. Memasuki periode risiko karhutla pada Agustus–September 2026, kemampuan pemerintah daerah untuk merespons secara cepat menjadi semakin penting. Dalam kondisi tersebut, dukungan pemerintah pusat melalui Bantuan Presiden (Banpres) menjadi salah…
-
Banpres Karhutla: Perhatian Pemerintah Sampai ke Daerah Terdampak
Oleh : Radjiman Arif*) Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) menjadi perhatian serius pemerintah saat ini. Ancaman karhutla tidak hanya berkaitan dengan kerusakan lingkungan, tetapi juga kualitas udara, kesehatan masyarakat, aktivitas ekonomi, serta keberlangsungan pendidikan. Karena itu, kehadiran pemerintah di wilayah terdampak perlu diwujudkan melalui langkah yang konkret, terukur, dan langsung menjawab kebutuhan daerah. Bantuan Presiden…
-
Aktivis Ajak Warga Sikapi September Hitam dengan Damai
JAKARTA — Momentum September Hitam menjadi ruang refleksi untuk mengingat berbagai peristiwa kekerasan, persoalan hak asasi manusia (HAM), serta tragedi kemanusiaan dalam sejarah Indonesia. Di tengah meningkatnya pembahasan isu tersebut di ruang publik dan media sosial, kelompok aktivis mengajak masyarakat menyikapinya secara kritis, bijaksana, aman, dan damai. September Hitam digunakan berbagai kelompok masyarakat sipil, aktivis,…
-
Aktivis Ingatkan September Hitam Perlu Disikapi Bijak dan Tertib
Jakarta – Momentum September Hitam 2026 kembali menjadi perhatian di ruang publik. Sejumlah aktivis mengingatkan agar pembahasan mengenai isu hak asasi manusia (HAM) tetap diarahkan pada refleksi, edukasi, dan penyampaian aspirasi secara tertib sehingga tidak berkembang menjadi konflik sosial. Ketua ANTFA (Kelompok Aktivis Tangerang Raya) mengatakan momentum tersebut dapat menjadi ruang bagi masyarakat untuk memahami…
-
Jangan Biarkan September Hitam Dibajak Oknum untuk Menyulut Keresahan
Oleh: Alexander Royce*) Bulan September dinarasikan oleh kelompok kepentingan tertentu sebagai momentum September Hitam. Sebuah masa di mana publik diajak untuk menengok kembali berbagai rentetan peristiwa masa lalu yang berkaitan dengan isu hak asasi manusia. Namun, niat luhur untuk merawat ingatan kolektif ini belakangan mulai terasa melenceng dari esensinya. Ada kecenderungan nyata bahwa peringatan ini…
-
Mengingat September Hitam Perlu Kedewasaan, Bukan Kemarahan yang Dibakar
Oleh : Andika Pratama )* Setiap momentum untuk mengingat kembali persoalan hak asasi manusia memiliki arti penting bagi kehidupan demokrasi. Ingatan publik terhadap berbagai peristiwa masa lalu bukan sekadar upaya membuka kembali luka, melainkan dapat menjadi ruang untuk memastikan bahwa persoalan yang pernah terjadi tidak dilupakan dan pelajaran darinya dapat digunakan untuk memperbaiki masa depan.…
-
Ekonomi RI Dinilai Resilien, Sistem Keuangan Kuat dan Berdaya Tahan
JAKARTA — Perekonomian Indonesia dinilai memiliki daya tahan yang cukup kuat dalam menghadapi ketidakpastian global yang masih tinggi. Stabilitas makroekonomi, kondisi perbankan yang solid, serta investasi yang terus bergerak menjadi sejumlah faktor yang menopang ketahanan ekonomi nasional sepanjang 2026. Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI) Solikin M. Juhro mengatakan sistem keuangan Indonesia tetap kuat di tengah…
-
Ekonomi RI Dinilai Resilien di Tengah Perlambatan Global
JAKARTA — Perekonomian Indonesia dinilai memiliki daya tahan di tengah perlambatan ekonomi global yang dibayangi meningkatnya fragmentasi ekonomi, ketegangan geopolitik, serta perubahan pola investasi dan rantai pasok dunia. Kondisi tersebut sekaligus membuka peluang bagi Indonesia untuk memperkuat fondasi pertumbuhan ekonomi baru. Gubernur Bank Indonesia Destry Damayanti menekankan pentingnya menjaga stabilitas makroekonomi sebagai fondasi menghadapi ketidakpastian…
