-
Tokoh Nasional hingga Aceh Ajak Jaga Persatuan dan Tolak Provokasi
Jakarta – Tokoh nasional hingga pimpinan Aceh mengajak masyarakat menjaga persatuan dan perdamaian serta menolak segala bentuk provokasi yang dapat mengganggu stabilitas daerah. Seruan ini disampaikan dalam momentum peringatan 21 tahun perdamaian Aceh yang berlangsung pada 15 Agustus 2026. Wakil Presiden Republik Indonesia ke-10 dan ke-12 sekaligus Tokoh Perdamaian Aceh, Jusuf Kalla (JK), menilai kerusuhan…
-
Tokoh Damai Aceh Ingatkan Persatuan dan Waspadai Provokasi
Jakarta – Wakil Presiden Republik Indonesia ke-10 dan ke-12 sekaligus Tokoh Perdamaian Aceh, Jusuf Kalla (JK), mengingatkan masyarakat Aceh agar menjaga persatuan dan tidak mudah terprovokasi. Pesan itu disampaikan menyusul kericuhan yang terjadi di Banda Aceh bertepatan dengan peringatan 21 tahun perdamaian Aceh. JK menilai peristiwa tersebut tidak mencerminkan keinginan mayoritas masyarakat Aceh yang selama…
-
Aceh Kondusif, Saatnya Memperkuat Persatuan dan Menolak Provokasi
Oleh : Cut Fadhillah Perdamaian Aceh telah memasuki usia 21 tahun. Dua dekade lebih perjalanan tersebut menjadi bukti bahwa masyarakat Aceh mampu meninggalkan konflik dan membangun kehidupan dengan semangat persaudaraan. Karena itu, kondisi Aceh yang tetap aman dan kondusif setelah rangkaian peringatan Hari Damai Aceh perlu dijaga bersama. Momentum ini semestinya menjadi pengingat bahwa perdamaian…
-
Tokoh Nasional hingga Aceh Kompak Serukan Perdamaian dan Tolak Provokasi
Oleh: Teuku Harsya )* Setelah sempat terjadi kericuhan dalam rangkaian peringatan Hari Damai Aceh ke-21 di Banda Aceh, situasi kembali kondusif. Sejumlah tokoh nasional dan Aceh pun kompak mengajak masyarakat menjaga perdamaian, memperkuat persatuan, dan tidak mudah terprovokasi agar Aceh tetap aman serta dapat melanjutkan pembangunan. Kepala Bidang Humas Polda Aceh Kombes Joko Krisdiyanto memastikan…
-
Pemerintah Perkuat Keamanan Pangan MBG lewat Kanal Aduan dan Peran Guru
Jakarta – Pemerintah terus memperkuat pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dengan melibatkan guru dalam pengawasan melalui pembukaan kanal aduan khusus. Langkah yang dilakukan Badan Gizi Nasional (BGN) tersebut bertujuan meningkatkan pengawasan, menjaga kualitas layanan, serta memastikan keamanan pangan dalam pelaksanaan program di sekolah. Kepala BGN, Sudaryono atau yang akrab disapa Mas Dar, mengatakan bahwa…
-
Pemerintah Buka Kanal Aduan Guru untuk Perkuat Pengawasan MBG
Jakarta – Pemerintah melalui Badan Gizi Nasional (BGN) membuka kanal aduan khusus bagi guru sebagai upaya memperkuat pengawasan pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di lingkungan sekolah. Kebijakan ini diharapkan dapat meningkatkan partisipasi tenaga pendidik dalam menyampaikan berbagai informasi, mulai dari masukan, kritik, keluhan, hingga temuan yang berkaitan dengan pelaksanaan program. Kanal komunikasi tersebut dapat…
-
BGN Tepat Membuka Ruang Aduan agar MBG Selalu Aman
Oleh: Andhika Mulya Komitmen pemerintah dalam memastikan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) berjalan aman, tepat sasaran, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat kembali ditunjukkan melalui langkah Badan Gizi Nasional (BGN) yang membuka kanal pengaduan berbasis PO Box. Kebijakan tersebut menjadi bukti bahwa pemerintah tidak hanya berfokus pada perluasan jangkauan program, tetapi juga memperkuat sistem pengawasan…
-
Kanal Aduan MBG, Langkah Nyata Membangun Pengawasan Partisipatif
Oleh: Ahmad Hasanuddin Pembukaan kanal aduan khusus bagi guru dalam pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) menjadi langkah strategis pemerintah untuk memperkuat pengawasan publik sekaligus memastikan program prioritas nasional tersebut berjalan sesuai tujuan. Kebijakan yang diinisiasi Badan Gizi Nasional (BGN) ini menunjukkan bahwa keberhasilan sebuah program tidak hanya ditentukan oleh besarnya anggaran atau luasnya cakupan…
-
Perkuat Literasi Digital, Masyarakat Diajak Bijak Hadapi Provokasi dan Hoaks
Jakarta – Masyarakat diingatkan untuk semakin kritis menyikapi informasi yang beredar di ruang digital. Kemampuan memeriksa kebenaran informasi penting agar publik tidak mudah terpengaruh hoaks, disinformasi, maupun narasi provokatif dan Hoaks yang dapat memicu perpecahan. Ketua DPR RI Puan Maharani menekankan pentingnya menjaga ruang digital agar tetap sehat dan tidak menjadi arena politik kebencian, polarisasi,…
-
Literasi Media Jadi Benteng Masyarakat Hadapi Hoaks dan Provokasi
Jakarta – Masyarakat diingatkan untuk semakin kritis dalam menyaring informasi yang beredar di ruang digital. Kemampuan memeriksa sumber, kebenaran, dan konteks informasi menjadi penting agar publik tidak mudah terpengaruh hoaks maupun narasi provokatif yang dapat memicu keresahan. Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid mengatakan konten provokatif yang beredar di ruang digital menjadi perhatian pemerintah. Konten…
