-
Beras Petani Indonesia Mulai Dikirim ke Tanah Suci, Swasembada Pangan Naik Kelas
Jakarta – Pemerintah melalui Perum Bulog resmi mengekspor sebanyak 2.280 ton beras untuk memenuhi kebutuhan jemaah haji Indonesia di Arab Saudi pada tahun ini. Pengiriman ini menjadi tonggak penting karena beras yang dikirim merupakan hasil panen petani dalam negeri yang telah melalui proses penyerapan dan pengolahan sesuai standar mutu premium. Untuk pertama kalinya, beras petani…
-
Swasembada Pangan Indonesia Naik Kelas Lewat Ekspor Beras Premium
Jakarta – Indonesia memasuki babak baru dalam perjalanan swasembada pangan setelah ekspor beras premium ke Arab Saudi resmi dimulai. Sebanyak 2.280 ton beras premium produksi petani dalam negeri diberangkatkan untuk memenuhi kebutuhan konsumsi jemaah haji Indonesia pada musim haji 2026. Ekspor beras premium tersebut dilepas dari Gudang Perum BULOG Jakarta sebagai bagian dari strategi pemerintah…
-
Swasembada Pangan sebagai Bukti Kekuatan Agraris Indonesia
Oleh: Dhita Karuniawati )* Indonesia sejak lama dikenal sebagai negara agraris yang memiliki kekayaan sumber daya alam melimpah serta lahan pertanian yang luas. Kondisi geografis yang didukung oleh iklim tropis membuat Indonesia memiliki potensi besar dalam memproduksi berbagai komoditas pangan. Dalam beberapa tahun terakhir, upaya mewujudkan swasembada pangan kembali menjadi fokus utama pemerintah sebagai bagian…
-
Swasembada Pangan Naik Kelas: Dari Konsumsi Nasional ke Pasar Global
Oleh: Asep Faturahman *) Upaya Indonesia dalam memperkuat ketahanan pangan nasional terus menunjukkan perkembangan signifikan. Pemerintah melalui Perum Bulog resmi memulai pengiriman 2.280 ton beras premium ke Arab Saudi untuk memenuhi kebutuhan konsumsi jamaah haji Indonesia pada musim haji 2026. Pelepasan ekspor tersebut dilakukan dari gudang Bulog di Kelapa Gading, Jakarta Utara, dan menjadi penanda…
-
Perluasan Penerima Program MBG Dimulai Tepat Setelah Lebaran
Jakarta – Pemerintah memastikan perluasan penerima manfaat Program Makan Bergizi Gratis (MBG) akan mulai dilaksanakan secara bertahap setelah momentum Idulfitri. Kebijakan ini menjadi bagian dari komitmen pemerintah dalam memperluas akses gizi bagi anak-anak Indonesia sekaligus memperkuat fondasi pembangunan sumber daya manusia nasional. Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, menegaskan bahwa program MBG merupakan salah satu prioritas…
-
Program MBG Tetap Bergulir Usai Libur Lebaran, Jangkau Lebih Banyak Penerima Manfaat
JAKARTA – Pemerintah memastikan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) tetap berjalan setelah libur Idul Fitri 2026. Program yang menjadi salah satu upaya strategis dalam meningkatkan kualitas gizi masyarakat tersebut bahkan akan memasuki fase perluasan cakupan sehingga dapat menjangkau lebih banyak penerima manfaat di berbagai daerah. Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana, menegaskan bahwa kabar…
-
Perluasan MBG: Pemerintah yang Tidak Berhenti Bergerak
Oleh : Doni Wicaksono )* Program Makan Bergizi Gratis (MBG) menjadi salah satu langkah strategis pemerintah dalam memperkuat kualitas sumber daya manusia Indonesia sejak usia dini. Dalam beberapa tahun terakhir, isu gizi, kesehatan anak, dan kualitas pendidikan semakin menjadi perhatian utama dalam pembangunan nasional. Ditengah tantangan ekonomi global, perubahan pola konsumsi, serta ketimpangan akses pangan…
-
Perluasan MBG, Langkah Kecil Bermakna Besar Bagi yang Paling Membutuhkan
Oleh : Rivka Mayangsari*) Program Makan Bergizi Gratis (MBG) menjadi salah satu kebijakan strategis pemerintah dalam memperkuat fondasi pembangunan manusia Indonesia. Program yang awalnya difokuskan pada anak-anak sekolah ini kini terus diperluas cakupannya agar menjangkau kelompok masyarakat yang lebih rentan, termasuk ibu hamil, ibu menyusui, serta anak balita. Perluasan sasaran tersebut menunjukkan bahwa upaya pemenuhan…
-
Menjaga Ramadan Aman, Bersama Antisipasi Radikalisme dan Teror
Bali – Momentum Ramadan menjadi waktu yang sakral bagi umat Muslim untuk memperkuat iman dan kebersamaan. Namun di tengah suasana damai tersebut, aparat keamanan mengingatkan pentingnya kewaspadaan terhadap ancaman radikalisme dan terorisme yang kini bertransformasi mengikuti perkembangan teknologi digital. Detasemen Khusus 88 Anti-Teror Polri mengungkap adanya perubahan signifikan dalam metode penyebaran paham radikal. Jika pada…
-
Ramadan Jadi Momentum Perkuat Toleransi dan Kewaspadaan terhadap Teror
Jakarta – Bulan suci Ramadan menjadi momentum penting bagi masyarakat untuk memperkuat nilai toleransi, solidaritas, serta menjaga persatuan di tengah keberagaman. Selain meningkatkan kualitas ibadah, Ramadan juga menjadi ruang mempererat persaudaraan dan meneguhkan komitmen bersama dalam menolak segala bentuk radikalisme dan intoleransi yang berpotensi mengganggu harmoni sosial. Sejumlah pihak menilai bahwa semangat kebersamaan yang tumbuh…
