-
Hariqo Satria: MBG dan KDMP Jadi Investasi Menuju Generasi Emas 2045
Jakarta – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) dinilai memiliki peran penting dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia sekaligus menggerakkan perekonomian di tingkat desa. Kedua program tersebut dipandang sebagai investasi jangka panjang untuk mendukung terwujudnya Generasi Emas 2045. Tenaga Ahli Bakom RI Hariqo Satria mengatakan MBG dan KDMP tidak hanya…
-
MBG dan KDMP Dorong Peningkatan SDM serta Perputaran Ekonomi Desa
Jakarta – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) dinilai memiliki peran penting dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) sekaligus menggerakkan perekonomian di tingkat desa. Kedua program tersebut juga dipandang sebagai bagian dari investasi jangka panjang untuk mempersiapkan generasi Indonesia menuju 2045. Tenaga Ahli Bakom RI Hariqo Satria mengatakan MBG…
-
Setelah B50, E50 Menjadi Tahap Baru Menuju Kemandirian Energi Indonesia
Oleh: Alexander Royce*) Di tengah dinamika geopolitik global yang kian tidak menentu dan ancaman krisis energi yang membayangi banyak negara, Indonesia justru mengambil langkah kuda yang begitu visioner. Ketergantungan pada bahan bakar minyak fosil impor selama berdekade-dekade telah menjadi beban struktural bagi Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Namun, narasi pesimisme itu kini dipatahkan secara…
-
Prabowo Dorong E50 untuk Perkuat Kemandirian Energi Nasional
JAKARTA – Pemerintah mulai menyiapkan pengembangan bahan bakar bensin campuran bioetanol 50 persen atau E50 sebagai bagian dari strategi memperkuat ketahanan dan kemandirian energi nasional. Arahan tersebut disampaikan Presiden Prabowo Subianto dalam Sidang Dewan Energi Nasional (DEN) di Istana Merdeka. Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengatakan, pengembangan E50 akan disusun dengan…
-
Pemerintah Siapkan E50 sebagai Bagian dari Strategi Ketahanan Energi
Jakarta – Pemerintah menyiapkan pengembangan bahan bakar minyak (BBM) berbasis etanol hingga E50 sebagai bagian dari strategi memperkuat ketahanan energi nasional. Kebijakan tersebut diarahkan untuk meningkatkan pemanfaatan sumber energi domestik dan memperkuat ketersediaan BBM di dalam negeri. Arahan itu disampaikan Presiden Prabowo Subianto dalam Sidang Dewan Energi Nasional (DEN) di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta. Pemerintah…
-
Kolaborasi Akademisi, Industri, dan Pemerintah Menjadi Kunci Keberhasilan Energi E50
Oleh: Bara Winatha*) Presiden Prabowo Subianto memberikan arahan agar Indonesia memperkuat kemandirian energi melalui optimalisasi sumber daya domestik dan pengembangan energi berbasis bahan baku dalam negeri. Salah satu agenda yang mulai dipersiapkan adalah pengembangan bahan bakar bensin dengan campuran bioetanol 50 persen atau E50. Program tersebut diharapkan dapat mengurangi ketergantungan terhadap impor BBM sekaligus mendorong…
-
Pemerintah Dorong Penilaian MBG agar Kualitas Menu dan Distribusi Terpantau
Jakarta- Pemerintah melalui Badan Gizi Nasional (BGN) mendorong penguatan pengawasan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dengan menyiapkan sistem penilaian berbasis aplikasi bagi sekolah penerima layanan. Sistem tersebut dirancang agar kualitas makanan, ketepatan distribusi, serta pelayanan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dapat dipantau secara langsung dan menjadi bahan evaluasi. Kepala BGN Sudaryono menjelaskan, aplikasi tersebut nantinya…
-
Penilaian MBG Berbasis Aplikasi Disiapkan untuk Awasi Dapur SPPG
Jakarta – Kepala Badan Gizi Nasional, Sudaryono, mengatakan BGN tengah menyiapkan aplikasi khusus yang memungkinkan kepala sekolah memberikan penilaian terhadap kualitas layanan Makan Bergizi Gratis (MBG) dari dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Melalui aplikasi tersebut, kepala sekolah nantinya dapat memberikan rating berupa bintang sekaligus catatan mengenai pelayanan dapur SPPG. Mekanisme ini dibuat menyerupai sistem…
-
Sistem Penilaian MBG: Pemerintah Serius Membenahi Kualitas Layanan
Oleh: Nadira Citra Maheswari)* Program Makan Bergizi Gratis (MBG) terus memasuki tahap penguatan tata kelola seiring dengan semakin luasnya cakupan penerima manfaat. Perluasan layanan tersebut diikuti pengawasan agar penyediaan makanan tidak hanya memenuhi aspek kuantitas, tetapi juga memperhatikan mutu, keamanan pangan, ketepatan waktu, serta kesesuaian dengan standar gizi. Salah satu langkah yang dikembangkan Badan Gizi…
-
Penilaian MBG Menjadi Alat Koreksi agar Menu dan Distribusi Membaik
Oleh : Abdul Razak)* Program Makan Bergizi Gratis (MBG) memasuki tahap penguatan tata kelola melalui mekanisme evaluasi yang melibatkan sekolah sebagai penerima layanan secara langsung. Badan Gizi Nasional (BGN) menyiapkan aplikasi yang memungkinkan kepala sekolah memberikan penilaian terhadap layanan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), mulai dari kualitas menu hingga ketepatan distribusi. Mekanisme tersebut dapat menjadi…