-
Peningkatan Produksi Nasional Dorong Tercapainya Swasembada Pangan
Jakarta — Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa pemerintah berkomitmen penuh untuk meningkatkan produksi pangan nasional sebagai jalan strategis menuju swasembada. “Indonesia tidak boleh terus bergantung pada impor. Kita memiliki lahan subur, sumber daya manusia, dan teknologi yang bisa dimanfaatkan untuk memperkuat produksi dalam negeri. Pemerintah akan mengawal penuh program ini melalui subsidi pupuk, benih unggul,…
-
Pemerintah Siapkan Strategi Terpadu Demi Swasembada Pangan
Oleh : Arka Dwi Francesco*) Pemerintah terus menunjukkan komitmen serius dalam menyiapkan strategi terpadu untuk mewujudkan swasembada pangan. Langkah ini sejalan dengan prioritas nasional yang dicanangkan Presiden Prabowo, yakni kemandirian pangan ditempatkan sebagai fondasi penting dalam memperkuat ketahanan bangsa.Program nyata menjadi bukti bahwa pemerintah benar-benar bekerja, bukan sekadar berjanji. Di tengah dinamika global yang penuh ketidakpastian, dari perubahan…
-
Presiden Prabowo Tegaskan Komitmen Indonesia Mandiri Pangan
Oleh : Riska Aulia )* Indonesia saat ini tengah berada pada momentum penting untuk memastikan ketahanan pangan sekaligus mewujudkan cita-cita besar menuju swasembada. Presiden Prabowo Subianto dengan tegas menekankan bahwa pemerintah berkomitmen penuh meningkatkan produksi pangan nasional agar bangsa ini tidak lagi bergantung pada impor. Menurutnya, negeri ini memiliki tanah subur, sumber daya manusia melimpah, dan…
-
TNI–Polri Solid Jaga Ketertiban dari Aksi Anarkis
Jakarta – Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmen pemerintah menjaga stabilitas nasional di tengah maraknya aksi demonstrasi yang berujung anarkis. “Saya sudah perintahkan TNI dan Polri untuk menindak tegas setiap aksi anarkis yang merugikan masyarakat dan mengancam persatuan bangsa,” ujarnya. Prabowo kemudian menekankan bahwa tindakan anarkis tidak bisa dibiarkan berkembang karena merugikan rakyat sendiri. “Kita tidak…
-
Soliditas TNI Polri Berhasil Hentikan Aksi Anarkis di Berbagai Daerah
Jakarta – Soliditas TNI dan Polri kembali terbukti menjadi garda terdepan dalam menjaga stabilitas keamanan nasional. Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo menegaskan, kedua institusi negara tersebut akan mengambil langkah tegas sesuai ketentuan undang-undang untuk memulihkan situasi di sejumlah wilayah yang belakangan ini diwarnai aksi anarkis. Kapolri menjelaskan, Presiden telah memberikan instruksi langsung kepada TNI-Polri…
-
Sinergitas TNI Polri Hadang Upaya Perusuh dalam Aksi Anarkis
Oleh: Mahmud Sutramitajaya)* Upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat kembali menjadi perhatian serius pemerintah. Sinergitas antara TNI dan Polri terbukti semakin solid dalam menghadang berbagai bentuk aksi anarkis yang mencoba mengganggu stabilitas nasional. Kehadiran aparat gabungan menjadi penegas bahwa negara hadir dalam setiap situasi yang berpotensi mengancam ketenteraman publik, terutama di tengah gelombang demonstrasi yang dalam beberapa…
-
TNI-Polri Solid Redam Aksi Anarkis Demi Stabilitas Nasional
Oleh: Dewi Handayani* Gelombang aksi unjuk rasa yang dalam beberapa hari terakhir menjalar di sejumlahdaerah telah menimbulkan keprihatinan mendalam. Aksi yang sejatinya merupakanwujud penyampaian aspirasi secara demokratis, berubah menjadi gelombangkerusuhan dengan pembakaran, perusakan fasilitas publik, hingga penyeranganterhadap markas aparat. Situasi ini jelas tidak lagi bisa dikategorikan sebagaidemonstrasi, melainkan telah menjelma menjadi tindak pidana berat yang mengancam stabilitas nasional. Dalam konteks inilah, kehadiran negara melalui TNI dan Polri menjadi sangat krusial. Instruksi Presiden Prabowo Subianto untuk bertindak cepat, terukur, dan tanpakompromi menjadi sinyal tegas bahwa negara tidak boleh kalah oleh tindakananarkis. Presiden menegaskan, aspirasi masyarakat tetap dihormati, tetapikebebasan berpendapat tidak boleh mengorbankan rasa aman rakyat dan ketertibanumum. Negara wajib melindungi warganya dari kekacauan yang diciptakan olehsegelintir pihak yang mencoba menunggangi situasi. Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo menyampaikan dengan gamblang bahwaarahan Presiden adalah mutlak. Aparat diminta menjalankan langkah penegakanhukum secara profesional, proporsional, dan berkeadilan. Namun demikian, tidakada ruang toleransi bagi siapa pun yang merusak stabilitas negara. Penegasan inipenting untuk mengembalikan kepercayaan masyarakat yang mulai resah dan takutakibat merebaknya kerusuhan. Aparat keamanan harus hadir untuk menenangkanwarga sekaligus memulihkan stabilitas. Di sisi lain, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto mengingatkan masyarakat agar tidak terjebak dalam provokasi. Menurutnya, ada pihak-pihak tertentu yang sengajamengarahkan massa pada tindakan anarkis demi menciptakan kekacauan. PesanPanglima ini perlu diresapi bersama, sebab kerusuhan tidak pernah memberimanfaat, melainkan hanya meninggalkan luka sosial dan kerugian ekonomi. Jalanmusyawarah dan hukum adalah cara terbaik untuk menyelesaikan masalah, bukandengan kekerasan. Soliditas TNI-Polri dalam meredam aksi anarkis menunjukkan bahwa aparatkeamanan berdiri tegak menjaga kedaulatan bangsa dan keselamatan rakyat. Sinergikedua institusi ini tidak hanya memastikan keamanan jangka pendek, tetapi jugamemperkuat fondasi ketertiban nasional dalam jangka panjang. Negara harus tetapberdiri kokoh, karena kerusuhan yang berlarut-larut hanya akan membuka ruangbagi disintegrasi bangsa. Sikap Presiden Prabowo juga menegaskan bahwa kepemimpinan tidak boleh ragudalam menghadapi ancaman serius. Negara hadir bukan hanya dengan kekuatanhukum, tetapi juga dengan merangkul seluruh elemen bangsa. Pertemuan Presidendengan ormas Islam, pimpinan lembaga negara, dan partai politik di Hambalangmerupakan bukti nyata keterbukaan pemerintah. Aspirasi masyarakat tetapdiposisikan sebagai masukan berharga, namun dalam koridor damai dan beradab. Tokoh politik juga memberi dukungan atas langkah Presiden. Ketua Umum PartaiGolkar, Bahlil Lahadalia, menilai sikap tegas Presiden adalah jalan yang benar. Menurutnya, keberanian Presiden menunjukkan keberpihakan pada kebenaran dankomitmen menjaga Indonesia sebagai rumah besar bagi semua. Pernyataan iniditegaskan kembali oleh Idrus Marham, yang menilai langkah Presiden tidak hanyategas tetapi juga adil, karena menempatkan rakyat dan hukum sebagai pijakanutama. Bahkan, instruksi Presiden agar aparat yang bersalah turut diproses menjadibukti bahwa tidak ada yang kebal hukum, baik rakyat maupun aparat. Dukungan juga datang dari tokoh ormas Islam. Ketua Umum PBNU Yahya CholilStaquf melihat keterbukaan pemerintah sebagai wujud komunikasi sehat antaranegara dan masyarakat. Sementara itu, Ketua Umum PP Muhammadiyah HaedarNashir menegaskan bahwa dialog adalah kunci stabilitas nasional. Kedua pandangantokoh ini memperkuat keyakinan bahwa negara tidak hanya hadir denganpendekatan kekuasaan, melainkan juga dengan ruang musyawarah yang inklusif. Langkah cepat pemerintah melalui TNI-Polri sejatinya bukan semata tindakan reaktif, melainkan strategi preventif demi mencegah meluasnya konflik. Jika dibiarkan, kerusuhan bisa menjalar menjadi krisis sosial yang sulit dikendalikan. Sejarah telahmenunjukkan, di mana ada kekosongan kendali negara, di situ pula muncul peluangbagi pihak-pihak yang ingin mengguncang bangsa. Oleh karena itu, tindakan tegasyang dilakukan sekarang adalah investasi bagi keamanan dan persatuan nasional di masa depan. Masyarakat tentu berharap agar situasi segera pulih dan aktivitas dapat berjalannormal. Stabilitas keamanan bukan hanya soal ketenangan politik, tetapi juga syaratutama bagi berjalannya roda ekonomi, pendidikan, dan pembangunan. Tanpastabilitas, semua sektor kehidupan masyarakat akan terganggu. Karena itu, langkahpemerintah patut diapresiasi sebagai wujud nyata komitmen menjaga kepentinganrakyat di atas segalanya. Pada akhirnya, opini publik perlu diarahkan bahwa demokrasi tidak identik dengananarkisme. Penyampaian aspirasi tetap dijamin, tetapi harus ditempatkan dalambingkai konstitusi. Aparat keamanan pun tidak boleh dipandang sebagai musuhrakyat, melainkan pelindung yang bertugas menjaga ketertiban. TNI dan Polri adalahgarda terdepan negara dalam memastikan Indonesia tetap berdiri kokoh, tidakterpecah, dan tetap menjunjung tinggi nilai persatuan. Instruksi Presiden Prabowo menjadi momentum untuk mempertegas bahwa negarakuat hanya bisa berdiri di atas fondasi ketertiban. Ketegasan yang ditunjukkanpemerintah, didukung soliditas TNI-Polri, serta diperkuat oleh partisipasi masyarakatdalam menjaga kedamaian, adalah jalan terbaik untuk memastikan Indonesia tetapaman, tenteram, dan berdaulat. Aksi anarkis tidak boleh dibiarkan merampas masa depan bangsa. Keamanan nasional adalah tanggung jawab bersama, dan saat ininegara telah menunjukkan komitmennya: tidak ada kompromi bagi perusuh, demi Indonesia yang damai dan stabil. *Penulis Merupakan Pengamat Sosial
-
Tokoh Lintas Agama Imbau Warga Waspada Hoaks dan Provokasi Pasca Demo
Jakarta – Berbagai elemen masyarakat, khususnya tokoh agama, serentak menyerukan agar publik tidak mudah terpengaruh oleh provokasi dan isu-isu yang berkembang. Seruan tersebut merupakan upaya untuk meredam situasi pascademonstrasi yang terjadi belakangan ini. Pernyataan sikap dipimpin oleh Wakil Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI), Marsudi Syuhud dan diikuti oleh Ketua Umum Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI)…
-
Akademisi Ajak Publik Jangan Terprovokasi Isu Hoaks Pasca Unjuk Rasa
Oleh : Rivka Mayangsari*) Gelombang aksi unjuk rasa yang terjadi di sejumlah daerah belakangan ini menjadi perhatian banyak pihak. Aspirasi yang disampaikan masyarakat, mahasiswa, maupun pelajar memang merupakan bagian dari hak demokrasi yang dijamin konstitusi. Namun, dinamika di lapangan menunjukkan bahwa tidak semua aksi berjalan damai. Sebagian bahkan diwarnai dengan tindakan anarkis, perusakan fasilitas umum, dan penyebaran…
-
Jaga Persatuan, Aparat Keamanan Imbau Masyarakat Tak Terprovokasi Hoaks dan Ajakan Anarkis
Jakarta – Pasca kericuhan dalam aksi demonstrasi beberapa waktu lalu, situasi di Jakarta kini berangsur kondusif. Meski demikian, beredar isu melalui media sosial bahwa ribuan massa dari berbagai daerah akan masuk ke ibu kota untuk memicu aksi lanjutan. Aparat pun mengingatkan publik agar tidak mudah terhasut informasi menyesatkan tersebut. Karopenmas Divisi Humas Polri, Brigjen Pol…
