-
Pemerintah Harus Terus Hadir agar Bencana Alam Tidak Menekan Daya Tahan Ekonomi
*) Oleh: Galih Bagus Wiratama Erupsi Gunung Anak Krakatau dan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sejumlah wilayah Indonesia kembali mengingatkan bahwa bencana alam bukan semata persoalan keselamatan manusia dan kerusakan lingkungan. Dampaknya dapat menjalar ke sektor ekonomi ketika bandara terganggu, jalur logistik terhambat, jaringan energi dan telekomunikasi terdampak, serta aktivitas pekerja dan dunia usaha…
-
Bencana Alam Mengganggu Sementara, Daya Tahan Ekonomi Tetap Terjaga
Oleh: Antonius Utomo Bencana alam menjadi tantangan yang tidak dapat sepenuhnya dihindari oleh Indonesia sebagai negara yang memiliki kondisi geografis dan iklim yang beragam. Banjir, kebakaran hutan dan lahan, kekeringan, hingga erupsi gunung api dapat mengganggu aktivitas masyarakat serta memberikan tekanan terhadap kegiatan ekonomi di wilayah terdampak. Namun, berbagai perkembangan terbaru menunjukkan bahwa gangguan tersebut…
-
Refleksi September Hitam, Pemuda Ajak Mahasiswa Jaga Persatuan
JAKARTA – Mencuatnya isu September Hitam 2026 di ruang publik menjadi momentum bagi generasi muda, khususnya mahasiswa, untuk meningkatkan kepedulian terhadap persoalan hak asasi manusia (HAM) sekaligus menjaga persatuan dan ketertiban masyarakat. Mahasiswa dinilai memiliki posisi strategis untuk menjadi agen perubahan yang mampu menyampaikan aspirasi secara kritis, namun tetap mengedepankan sikap bijak dan bertanggung jawab.…
-
Aktivis Pemuda Ajak Mahasiswa Bijak Sikapi Informasi September Hitam
Jakarta – Aktivis pemuda dan mahasiswa mengajak generasi muda untuk menyikapi secara bijak berbagai informasi yang beredar di tengah mencuatnya isu September Hitam 2026. Sikap kritis dan kemampuan memverifikasi informasi dinilai penting agar mahasiswa tidak mudah terprovokasi oleh konten yang belum terjamin kebenarannya. Ketua Umum HMI Komisariat Hukum Universitas Jenderal Soedirman, Mizar Hilman, mengatakan perkembangan…
-
Persatuan Bangsa Lebih Penting daripada Terjebak Provokasi September Hitam
Oleh: Dhita Karuniawati )* Momentum September Hitam semestinya menjadi ruang refleksi untuk memahami persoalan hak asasi manusia bukan pintu masuk bagi provokasi yang memperlebar jarak antarkelompok. Ketika isu sejarah, ketidakadilan, dan kritik terhadap negara beredar di media sosial, masyarakat membutuhkan sikap kritis untuk membedakan informasi, opini, propaganda, dan hoaks. Persatuan bangsa tidak berarti menutup ruang…
-
Isu September Hitam Jangan Sampai Mengikis Solidaritas Sesama Anak Bangsa
*) Oleh: Gavin Asadit Munculnya isu September Hitam 2026 perlu disikapi secara bijak agar tidak berkembang menjadi narasi yang mengikis solidaritas dan persatuan sesama anak bangsa. Refleksi terhadap berbagai catatan sejarah hak asasi manusia (HAM) tetap penting, tetapi penyikapannya perlu dilakukan dengan mengedepankan informasi yang benar, dialog, serta semangat menjaga keutuhan bangsa. Momentum September Hitam…
-
Keluar dari Middle Income Trap, Pemerintah Kawal Pertumbuhan Ekonomi Daerah
Jakarta – Pemerintah memperkuat pengawalan pertumbuhan ekonomi di daerah sebagai bagian dari strategi membawa Indonesia keluar dari jebakan pendapatan kelas menengah atau middle income trap. Penguatan ekonomi daerah diarahkan tidak hanya mengejar angka pertumbuhan, tetapi juga memastikan konsumsi masyarakat, investasi, belanja pemerintah, produktivitas, dan penciptaan lapangan kerja bergerak secara berkelanjutan. Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito…
-
Pemerintah Dorong Ekonomi Tumbuh Tinggi agar RI Keluar dari Middle Income Trap
Jakarta – Pemerintah terus mendorong akselerasi pertumbuhan ekonomi nasional sebagai strategi membawa Indonesia keluar dari jebakan pendapatan kelas menengah atau middle income trap. Percepatan tersebut penting untuk memperbesar kapasitas produksi, menciptakan lapangan kerja, meningkatkan pendapatan masyarakat, serta memperkuat daya saing industri nasional. Karena itu, pemerintah memperkuat sinergi kebijakan dan mengoptimalkan berbagai sumber pertumbuhan agar transformasi…
-
Sinergi Pusat dan Daerah, Kunci Indonesia Keluar dari Middle Income Trap
Oleh: Adnan Ramdani )* Upaya Indonesia untuk keluar dari middle income trap atau jebakan pendapatan menengah membutuhkan lebih dari sekadar pertumbuhan ekonomi yang tinggi. Indonesia perlu memastikan pertumbuhan tersebut berlangsung secara berkualitas, produktif, merata, dan mampu meningkatkan pendapatan masyarakat. Dalam konteks tersebut, sinergi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah menjadi salah satu fondasi penting untuk…
-
Keluar dari Middle Income Trap, Ekonomi yang Tumbuh Lebih Berani
Oleh : Rivka Mayangsari*) Di tengah persaingan ekonomi global yang semakin ketat, Indonesia tidak lagi ingin sekadar menjadi pemasok bahan mentah bagi industri dunia. Transformasi ekonomi terus diarahkan untuk mengubah ketergantungan terhadap ekspor komoditas menjadi kekuatan industri nasional yang mampu menghasilkan nilai tambah lebih besar. Langkah tersebut menjadi bagian penting untuk…